Pantauan detikcom di kediaman Thorik, Jl Teratai 7, RT 02/04, Kelurahan Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, Jumat (14/9/2012) pukul 13.30 WIB, sekitar 50 warga berdiri di depan rumah Thorik. Kebanyakan adalah kaum ibu yang datang membawa anak-anaknya.
"Penasaran Mbak. Thorik nanti kan mau datang. Mau lihat dia dipakein borgol apa nggak," ucap seorang ibu yang ikut berkerumun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu anak-anak duduk-duduk di kursi panjang yang diletakkan di depan pintu rumah Thorik. Semua menunggu Thorik.
Sebelumnya, Karopenmas Mabes Polri, Brigjen Boy Rafly Amar mengatakan polisi akan kembali menggeledah rumah Thorik sekitar pukul 13.00-14.00 WIB. Target penggeledahan adalah mencari sisa-sisa rakitan dan bahan pembuat bom yang kemungkinan masih terselip di rumah yang berada di kawasan padat penduduk itu.
Ketika digerebek warga, Thorik kedapatan sedang merangkai bom. Meski pada penggeledahan pertama telah ditemukan barang buktinya, namun dinilai perlu diulangi untuk memastikan kondisinya sudah benar-benar aman.
Menurut Boy, Thorik masih satu kelompok dengan Wahyu, Arif dan Yusuf yang menjadi tersangka kasus ledakan di Beji, Depok. Mereka ini bertemu pada awal Mei 2012. Sejauh ini belum diketahui siapa yang menjadi pemimpin di antara mereka.
Saat ini polisi masih mengejar A dan S yang diduga anggota kelompok yang sama. Kepada mereka, diimbau untuk menyerahkan diri ke kepolisian terdekat.
(/gah)











































