Kebakaran sendiri terjadi, Kamis (13/9), sekitar pukul 20.40 WIB. Sebanyak 20 mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api.
Salah seorang warga yang tinggal di lokasi kebakaran, Erik (50), menuturkan ada salah satu warga yang tinggal di area lapak pemulung yang membakar kemenyan.
"Saya belum tahu pasti penyebabnya, tapi ada salah satu warga yang bakar kemenyan, kan ini malam Jumat," kata Erik saat ditemui detikcom di lokasi kebakaran, Kamis (13/9/2012).
Meski api melahap habis lapak yang dihuni bersama dua anak dan seorang istri, Erik dan keluarganya masih bisa menyelamtkan barang-barang berharga dari amukan api.
"Barang saya masih banyak yang bisa diselamatkan, ada motor, kulkas, dan tivi," ujarnya.
Erik menuturkan, beberapa warga yang mayoritas pemulung terlihat panik saat pertama kali api mulai terlihat. "Pas pertama terjadi cukup heboh, orang pada teriak pas pertama kelihatan api," tutur Erik.
Api mulai berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.00 WIB. "Alhamdullilah kalau untuk air tidak ada kesulitan," ujar Komandan Operasional DPK Jaksel, Mukhtar, yang berada di lokasi kebakaran.
Menurutnya, tidak ada korban jiwa dari kebakaran yang melanda lapak pemulung. Lima orang dimintai keterangan oleh kepolisian setempat terkait kebakaran itu.
"Penyebab kebakaran masih ditelusuri," ujar Mukhtar.
(ahy/ahy)











































