Lagi, Serangan Udara AS Tewaskan 20 Warga Irak
Kamis, 02 Sep 2004 16:20 WIB
Jakarta - Korban jiwa terus berjatuhan di Irak. Sedikitnya 20 warga Irak tewas dan enam lainnya luka-luka dalam serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat di Fallujah. Target serangan adalah sebuah rumah yang diduga tempat persembunyian militan Abu Mussab al-Zarqawi.Dua bangunan hancur ketika sebuah jet tempur AS melepaskan sepasang bom besar di kawasan pemukiman Jebel di Fallujah, daerah konflik yang menjadi basis perjuangan militan Sunni. Demikian seperti dilansir Associated Press, Kamis (2/9/2004).Insiden tersebut terjadi Rabu (1/9/2004) sekitar pukul 23.45 waktu setempat. Fallujah terletak sekitar 50 kilometer sebelah barat ibukota Baghdad."Kami sekarang mendapati 17 orang tewas dan enam terluka," ujar Dr Seifeddin Taha dari Rumah Sakit Umum Fallujah kepada kantor berita AFP, Kamis (2/9/2004). "Semua korban luka adalah keluarga. Di antara yang tewas, kemungkinan ada dua atau tiga anak-anak namun tubuh mereka hancur dan sulit untuk dipastikan," tutur Taha.Bom menimbulkan dua lubang besar di sekitar lokasi. Sebuah rumah hancur total, rata dengan tanah sementara satu rumah lainnya rusak berat. Serangan bom itu juga menumbangkan beberapa pohon palem di dekat lokasi. Puing-puing furnitur dan barang-barang lainnya juga terlihat berserakan.Militer AS mengkonfirmasikan serangan tersebut. Dikatakan bahwa operasi tersebut merupakan serangan "tepat" ke "rumah-rumah persembunyian dan lokasi pertemuan" bagi rekan-rekan Zarqawi yang kelahiran Yordania itu. Pemerintah Washington menuding Zarqawi berada di balik lusinan serangan bom mobil di Irak dan telah menawarkan hadiah uang US$ 25 juta untuk penangkapan dirinya.Militer AS telah beberapa kali membombardir tempat-tempat yang dicurigai sebagai persembunyian Zarqawi di Fallujah sejak Juni lalu. Pada Sabtu (28/9/2004) lalu, lima orang tewas dan 42 lainnya terluka ketika pasukan Marinir AS mengebom posisi-posisi kelompok ekstrim di kota tersebut.
(ita/)











































