Demikian jawab Menlu Marty Natalegawa ditanya apakah ada permintaan dari Kedubes AS untuk meningkatkan penjagaan. Dia ditemui wartawan di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (13/9/2012).
"Secara umum, kantor perwakilan negara sahabat di Jakarta adalah obyek strategis dan vital yang memperoleh pengamanan dan perhatian dari penegak hukum kita," ujar Marty.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak terkecuali serangan bom di Libya terhadap kantor Kedubes AS. Meski masalahnya tidak ada kaitannya dengan Indonesia.
"Namun komunikasi terus berjalan dan kondisinya kondusif. Ini kan juga bukan masalah yang langsung menyangkut Indonesia," ujar menlu.
Sebelumnya diberitakan Dubes AS untuk Libya, J Christopher Stevens, beserta 3 staf diplomatiknya tewas di Benghazi, Libya. Mereka tewas dalam serangan yang dilakukan para demonstran di kantor Konsulat AS di Benghazi.
Dubes Stevens tewas ketika ratusan demonstran bersenjata menyerang kantor Konsulat AS di Benghazi. Para demonstran tengah memprotes sebuah film buatan seorang sutradara keturunan Israel-Amerika yang dinilai merendahkan Islam dan Nabi Muhammad.
(lh/mpr)











































