Tedjowulan akan Hadiri Penobatan Hangabehi

Tedjowulan akan Hadiri Penobatan Hangabehi

- detikNews
Kamis, 02 Sep 2004 15:27 WIB
Solo - Meskipun telah dinobatkan menjadi Paku Buwono (PB) XIII, Tedjowulan mengaku tidak akan menghalang-halangi rencana penobatan kakaknya, KGPH Hangabehi, juga sebagai PB XIII 10 September mendatang. Kubu Hangabehi tidak akan mengundangnya. Namun diundang ataupun tidak, Tedjo akan tetap hadir pada penobatan Hangabehi."Tidak akan ada undangan untuknya (Tedjowulan -red) dalam jumenengan (penobatan) Mas Behi nanti. Kalau dia mengaku sebagai adik, maka tidak usah diundang pun seharusnya datang mendukung Mas Behi. Tapi yang jelas kami sudah tidak percaya lagi kalau dia punya itikad baik," ujar ketua panitia penobatan Hangabehi, KGPH Kusumoyudo, di Kraton Surakarta, kepada wartawan, Rabu (2/9/2004).Sebelumnya Tedjowulan mengatakan bahwa dirinya tidak akan menghalang-halangi sekelompok putra-putri mendiang PB XII yang tetap akan menobatkan Hangabehi sebagai raja, meskipun dia sudah lebih dulu dinobatkan sebagai PB XIII.Bahkan dia juga akan hadir dalam penobatan kakaknya dari lain ibu itu jika mendapat undangan dari panitia. "Apa pun Mas Behi itu kakak saya. Bahkan bisa jadi nanti ada dua raja di Kraton Surakarta," kata Tedjowulan.Lebih lanjut Kusumoyudo juga menegaskan bahwa selain Tedjowulan, tiga pimpinan lembaga utama di kraton yakni pemimpin putra-putri dan kerabat, pemimpin lembaga eksekutif kraton, serta pemimpin bidang keputrian, juga tidak akan diundang dan dilibatkan dalam penobatan. Alasannya, ketiganya telah melakukan pengkhianatan karena telah menobatkan Tedjowulan sebagai raja."Seharusnya mereka semua itu, termasuk Tedjo, mendukung penobatan Mas Behi yang memang berhak menjadi raja. Tapi karena sudah mbalela (berkhianat) ya sudah. Kalau mau datang ya silakan. Tapi kalau datang untuk membuat masalah ya mereka akan menemui masalah. Maka dari itu kami tegaskan, tidak ada tempat bagi mereka," ujar putra PB XII yang seibu dengan Hangabehi itu.Tetap HadirNamun Tedjowulan menegaskan bahwa diundang maupun tidak, dirinya akan tetap akan datang dalam penobatan kakaknya lain ibu tersebut. Alasannya adalah untuk menyaksikan dan mengucapkan selamat kepada Hangabehi."Tidak diundang ya tidak apa-apa, tapi saya tetap akan hadir mangayubagya (mengucapkan selamat) buat Kangmas Behi kalau nanti dirinya tetap akan dinobatkan. Saya orang yang berjiwa kok, meskipun saya telah dinobatkan lebih dulu. Apa menurut Anda, kalau saya datang dalam acara itu lalu saya akan diusir," ujarnya kepada wartawan di "kraton"-nya, rumah bos kosmetik Mooryati Soedibyo di Manahan, 7 km dari Kraton Surakarta.Dikatakannya bahwa dia bersedia menjadi raja adalah karena sejauh ini banyak masyarakat mencemooh dan mencaci-maki institusi kraton hanya karena ulah sebagian putra-putri dan kerabat kraton. Dicontohkan misalnya penutupan seluruh pintu masuk kraton, padahal selama ini juga menjadi jalan umum bagi warga Solo."Karena saya tidak rela kraton sebagai pusat kebudayaan dilecehkan karena ulah sebagian orang di dalamnya maka saya mau dipilih sebagai raja pengganti," ujar Tedjowulan. (nrl/)


Berita Terkait