SBY Minta Restu Sultan Cirebon
Kamis, 02 Sep 2004 15:27 WIB
Cirebon - Capres Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta restu Sultan Keraton Kasepuhan Cirebon Pangeran Raja Adipati Maulana Pakuningrat XII agar terpilih dalam pilpres putaran kedua. "Saya mohon restu agar perjuangan saya dapat tercapai," kata Capres SBY dalam pertemuan dengan kerabat keraton dan tokoh agama di Keraton Kasepuhan Cirebon, Kamis (2/9/2004).Menanggapi hal itu, Sultan Maulana berpesan agar SBY menjalankan amanat rakyat jika terpilih. "Saya mendoakan agar roda pemerintahan nanti apabila bapak (SBY) terpilih bisa menjalankan amanat rakyat dan pilpres kedua berlangsung aman," ujar Sultan.Sebelumnya Rabu (1/9/2004), SBY mengunjungi tiga pesantren di Jawa Barat yakni Pesantren Pesantren Cipasung di Singaparna, Pesantren Mistahul Huda, di Tasikmalaya dan Darussalam di Ciamis.Pengasuh Ponpes Darussalam KH Irfan Hilmy membantah kedatangan SBY untuk meminta restunya selaku ulama."Beliau datang karena kami undang untuk peringatan Isra Miraj. Kalau undangan diartikan sebagai dukungan terserah saja. Yang jelas pesantren ini netral," kata Hilmy.Saat di temui wartawan, SBY menyatakan pertemuan dengan para ulama besar semalam sebatas silahturahmi. "Saya mohon nasihat kepada beliau-beliau apa yang harus saya lakukan seandainya nanti terpilih pada 20 September. Jadi bukan masalah restu," ujarnya.Menurut SBY, acara doa bersama yang rencananya digelar di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis (2/9/2004) malam juga bukan untuk meminta restu dan koalisi."Masa doa bersama saja tidak boleh," kata SBY. Tim sukses SBY mengatakan Amien Rais dan sejumlah parpol yang mendukung SBY-JK akan menghadiri acara tersebut.Rombongan meninggalkan Cirebon, Kamis (2/9/2004) pukul 14.30 WIB dengan naik gerbong khusus KA Argo Lawu. Biasanya, rangkaian kereta api eksekutif tersebut tidak berhenti di Cirebon.
(aan/)











































