Wakil Ketua Badan Legislatif (Baleg) yang juga pimpinan rombongan Baleg ke Denmark, Dimyati Natakusumah, menyebut kunjungan kerja (kunker) ke luar negeri masih dibutuhkan oleh negara berkembang seperti Indonesia.
"Kunker itu dibutuhkan oleh negara berkembang, termasuk Indonesia," kata Dimyati dalam diskusi 'Moratorium Kunker ke Luar Negeri: Basa-Basi Politik?' di press room Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (13/9/2012).
Menurut Dimyati, kunker ke luar negeri diperlukan untuk menambah wawasan lembaga negara yang akan membuat suatu kebijakan penting. "Kalau orang mau disertasi juga kan dia perlu melakukan suatu observasi untuk menguji kebenaran disertasinya," ujar Dimyati.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kunjungan kerja itu tidak perlu dimoratorium. Sebab sudah ada kajian mendalam mengenai apa-apa saja yang membutuhkan kunjungan," imbuhnya.
(tor/mok)










































