Sutarto: Tak Perlu Trauma pada Pembinaan Teritorial
Kamis, 02 Sep 2004 13:40 WIB
Jakarta - Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto menyatakan kita tidak perlu trauma terhadap istilah pembinaan teritorial. Karena itu adalah ketakutan masa lalu yang perlu diubah.Sutarto menyatakan harus dipahami bahwa pembinaan teritorial merupakan kewenangan semua institusi negara untuk mempertahankan negara ini dari ancaman. "Kalau menganut sistem pertahanan rakyat semesta tapi pembinaan teritorial dihapus, ini sama saja bohong," kata Sutarto dalam rapat kerja Komisi I DPR dengan pemerintah di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (2/9/2004),Lalu dilanjutkannya, "Harus diingat juga domain TNI dalam pembinaan teritorial merupakan bagian yang sangat kecil. Yaitu melakukan pelatihan rakyat untuk cadangan sistem pertahanan. Karena rakyat tidak mungkin dilatih oleh institusi sipil."Tapi hal-hal lain dalam pembinaan teritorial, lanjut Sutarto, merupakan kewenangan instansi-instansi lain yang terkait. "Bila ini bisa dipahami secara jelas, trauma bisa dihilangkan," demikian Endriartono Sutarto.
(gtp/)











































