Kalla Tetap Bertahan di Golkar

Bantah Memecah Belah

Kalla Tetap Bertahan di Golkar

- detikNews
Kamis, 02 Sep 2004 12:40 WIB
Jakarta - Kader Golkar yang juga cawapres dari Partai Demokrat (PD), Jusuf Kalla, menyangkal memecah belah Golkar. "Apanya yang dipecah belah?" tanya Kalla.Tuduhan memecah belah Golkar terakhir dilancarkan Ketum Golkar Akbar Tandjung, Rabu kemarin. Hal ini menyusul banyaknya kader Golkar yang akhirnya membelot kepada SBY-Kalla ketimbang menyokong putusan DPP Golkar untuk mendukung Mega-Hasyim.Kalla mengaku saat dia menghadiri deklarasi Forum Pembaharuan Golkar, yang dimotori Marzuki Darusman-Fahmi Idris, dua hari lalu sebagai hal yang wajar."Saya hadir atas undangan untuk menghadiri deklarasi teman-teman untuk membentuk suatu forum diskusi. Masa tidak boleh bentuk forum diskusi. Ini kan forum diskusi untuk suatu pembaruan. Saya kalau orang Golkar dilarang ikut hadir, kelewatan bener Golkar ini," kata Kalla usai memenuhi undangan klarifikasi kekayaanya di Komisi Pemberantas Korupsi (KPK), Jl.Veteran II, Jakpus, Kamis (2/9/2004)."Apa yang salah untuk hadir di acara itu? Bahwa sekarang alam demokrasi, orang boleh berbicara apa saja. Selama dalam batas demokrasi, apanya yang salah? Di situ kan masalahnya," sambung pasangan SBY ini.Ketika ditanya bahwa apa yang dilakukannya itu memecah belah, Kalla menyangkal. "Apanya yang dipecah belah? Apa itu langsung memecah belah kalau kita hadir semacam seminar? Setiap hari kan seminar di Jakarta ada, masak langsung pecah belah kita hadir di seminar. Bahwa kita boleh berbeda pendapat, itu demokrasi. Masak kita tidak boleh berbeda pendapat. Jadi bahaya benar negeri ini kalau dibawa ke situ, protes Kalla.Apa Anda tetap bertahan di Golkar atau meninggalkan saat pencalonan pilpres II? "Saya 39 tahun di Golkar. Tidak ada waktu lagi untuk pindah organisasi. Saya sudah terlalu tua untuk itu. Jauh lebih dulu dari Pak Akbar sendiri," jawab pengusaha kaya ini.Jadi Anda akan tetap bertahan di Golkar? "O, ya, 39 tahun....".Dari PD ada tawaran? "Tidak pernah. Sudah tua saya untuk pindah. Kalau Anda-anda masih muda. Masih bisa berpikir, saya sudah tua," kilah Kalla. (nrl/)


Berita Terkait