Para korban banjir terutama anak-anak dan orang dewasa memilih tidur di musala ini untuk sementara waktu karena kekhawatiran bencana susulan. Musala ini menampung puluhan warga yang berasal dari komplek Grya Kubutama. Saat musibah banjir bandang bulan Juli lalu, musala ini juga digunakan untuk pengungsian.
“Jika dibandingkan dengan banjir sebelumnya, banjir kali ini relatif kecil. Pasalnya tidak semua rumah warga yang kena dampak banjir. Namun warga masih khawatir sehingga memilih mengungsi ke mushola ini,” kata Umar di lokasi pengungsian, Rabu (12/9/2012).
Banjir kali ini terjadi akibat tingginya curah hujan di hulu sungai yang mengakibatkan meluapnya tiga buah sungai besar di Padang, yakni Batang Kuranji, Batang Limau Manis dan Batang Ulu Gadut.
Umumnya daerah yang berada di aliran sungai terkena dampak luapan sungai tersebut. Air meluber ke jalan raya dan pemukiman warga. Sore hingga malam ini sejumlah anggota tim SAR membantu warga melakukan proses evakuasi serta membantu menyelamatkan barang-barang warga yang terendam banjir.
(rmd/rmd)










































