Jenazah Anwar Dipindah dari ICU ke Ruang Pendingin

Jenazah Anwar Dipindah dari ICU ke Ruang Pendingin

- detikNews
Rabu, 12 Sep 2012 20:03 WIB
Jenazah Anwar Dipindah dari ICU ke Ruang Pendingin
Jakarta - Tersangka teroris bom Depok yang tewas, Anwar akhirnya meninggal dunia di RS Polri. Saat ini jenazah Anwar telah dipindah ke ruang pendingin RS Polri sambil menunggu pihak keluarga yang datang.

"Sekarang jenaah Anwar sudah dipindah ke ruang pendingin," ujar Kabid Pelayanan Dokpol RS Polri Kramatjati, Ibnu Hajar, di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Rabu (12/9/2012).

Ibnu membenarkan Anwar meninggal pukul 15.35 WIB sore tadi. Penyebab kematian Anwar karena luka bakar hingga 70% sehingga mengakibatkan kerusakan multi kompleks pada organ-organ tubuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penyebanhya karena multi kompleks dari organ. Seperti ginjal, liver, paru-paru dan otak. Dan dengan kondisi pasien tidak sadar, terjadi tahanan air seni. Air seni yang keluar sedikit sekali. Sehingga seolah-olah dengan cuci darah tersebut, kurang membantu kesehatan yang bersangkutan," tuturnya.

Meskipun meninggal pukul 15.35 WIB, Ibnu mengatakan Anwar baru benar-benar dinyatakan meninggal 2 jam kemudian. Karena sejak dinyatakan meninggal, jenazah Anwar tetap berada di ruang ICU dan belum dipindah.

"Jenazah mati secara biologis. Diharapkan masih bisa hidup, gerak-gerak bisa hidup lagi. Sampai dipastikan benar-benar meninggal adalah 2 jam. Seperti kita menghidupkan motor, itu sampai benar-benar panas, itu 2 jam. Setelah 2 jam itu, baru jenazah dinyatakan meninggal. Dan sekarang sudah dipindah ke ruang pendingin," katanya.

Sebelumnya, polisi menduga korban ledakan yang dirawat di RS Polri adalah Yusuf. Namun hasil tes DNA membuktikan negatif. Polisi masih menyebut pria yang tewas itu Mr x, meskipun beberapa sumber menyebutkan pria itu adalah Anwar. Hal itu juga berdasarkan keterangan Thorik yang sudah ditahan.

Karo Penmas Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar juga mengatakan dalam olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi ledakan bom, di Jl Nusantara No 63, Beji, Depok, ditemukan KTP inisial W.

Dalam identitas tersebut disebutkan bila W berdomisili di Jawa Tengah. Namun Boy masih menyembunyikan domisili W tersebut.

"Kalau menurut Thorik saat ditunjukan KTP W itu adalah Anwar," kata Boy, di Jakarta, Rabu (12/9).

(rmd/ndr)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads