"Kami melaporkan dugaan kampanye terselubung pasangan Jokowi-Basuki kepada Panwaslu DKI melalui temuan VCD Jakarta Baru yang didapat atas laporan masyarakat kepada kami," kata koordinator Komunitas Intelektual Muda Betawi (KIMB), Ramdhan Alamsyah di kantor Panwaslu DKI, jalan Suryo Pranoto, Jakarta Pusat, Rabu (12/9/2012).
Menurutnya, VCD itu berisi pemaparan visi misi Jokowi-Basuki dan mengajak masyarakat untuk memilih dan mencoblos Jokowi-Basuki pada pemungutan suara Pilgub DKI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan, temuan VCD itu diketahui dibagikan oleh oleh seorang pengendara motor kepada masyarakat yang berada di luar rumah. Setelah dicek didalamnya ada ajakan untuk memilih pasangan Jokowi-Ahok.
"Siapapun punya hak untuk melapor pelanggaran pilkada kepada Panwaslu. Makanya saya mau Panwaslu proaktif menindaklanjuti setiap laporan, jangan hanya duduk dan sebatas menerima laporan. Karena panwaslu digaji oleh masyarakat," kritiknya.
(bal/ega)










































