PKS sudah membuka munculnya wacana capres alternatif dengan mendorong presiden partainya. Kalau kemauan politik parpol tidak berubah maka Pilpres 2014 hanya akan menyodorkan capres dalam jumlah yang terbatas.
"Karena itu penting untuk mendorong partai-partai mau menawarkan capres yang lebih beragam, sehingga masyarakat mempunyai banyak pilihan," jelas Direktur Indo Barometer, M Qodari, kepada detikcom, Rabu (12/9/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sehingga parpol yang bisa lolos ke parlemen, secara otomatis bisa mengusung capres sendiri," ungkapnya.
Menurut Qodari, jumlah capres alternatif yang banyak tidaklah masalah. Setiap partai bisa mengusung capres sendiri-sendiri, mereka akan mengusung capres yang benar-benar punya kualifikasi yang bagus.
"Kalau selama ini pencapresan selalu didominasi oleh ketua umum ataupun orang-orang yang berkuasa di partai, maka pola ini akan berubah. Mereka akan mengedepankan calon yang benar-benar diinginkan masyarakat. Bisa saja yang diusung bukan ketua umumnya, atau bahkan justru yang diusung figur di luar partai," terangnya.
(van/fiq)











































