Ini Pesan Nur Mahmudi untuk Warga Depok Cegah Teroris

Ini Pesan Nur Mahmudi untuk Warga Depok Cegah Teroris

Moksa Hutasoit - detikNews
Rabu, 12 Sep 2012 05:14 WIB
Ini Pesan Nur Mahmudi untuk Warga Depok Cegah Teroris
Jakarta - Kota Depok belakangan ini marak dibicarakan. Sayangnya bukan soal prestasi, namun serangkaian penangkapan teroris dan ledakan bom. Bagaimana pesan Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail, untuk warganya menyikapi hal ini?

"Setiap warga perlu punya pertanyaan dan kecurigaan terhadap orang lain," kata Nur Mahmudi saat berbincang, Rabu (12/9/2012).

Jika ada kecurigaan terhadap tetangganya, warga tersebut bisa saja bertanya secara langsung. Atau bisa saja melalui RT bahkan hingga satpam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"RT juga harus proaktif. Jangan hanya menunggu aksi pelaporan saja," lanjut Nur Mahmudi.

Meski sedang marak-maraknya tindakan yang berhubungan dengan aksi teror, ia berharap warganya tidak panik dan malah putus asa. Nur Mahmudi meminta supaya seluruh pihak bisa ikut melakukan pendeteksian dini.

Dimulai dari penangkapan Firman, Rabu (5/9) di Perumahan Anyelir 2, Blok F2, Depok, Jawa Barat. Firman saat itu tengah ada di rumah saudaranya.

Sabtu (8/9) malam, bom di Yayasan Panti Asuhan yang berada di Jl Nusantara Raya, Depok, meledak. Satu orang pelaku, Anwar, turut menjadi korban dalam kejadian ini. Bahkan Thorik, orang yang dicari akibat ledakan di Tambora, juga sempat berada di dalam yayasan tersebut. Namun ia sempat melarikan diri.

Tim Densus 88 juga bergerak ke Bojong Gede untuk mengusut jaringan ini. Anwar, Thorik dan Arif, tiga terduga teroris terkait ledakan di Tambora, Jakarta Barat dan Beji Depok, menyimpan senjata di sebuah rumah kosong di Villa Asia, Bojonggede, Jawa Barat.

(mok/tfq)


Berita Terkait