Kabar munculnya sumber air panas di area persawahan cepat menyebar dan menimbulkan rasa penasaran. Orang yang ingin melihat pemandangan aneh ini tidak hanya berasal dari sekitar saja, tapi juga dari Kota Bandar Lampung dan Lampung Tengah.
Pengunjung datang dengan kendaraan roda empat dan roda dua. Meski lokasinya sangat jauh dari jalan lintas Sumatera, tidak menyurutkan langkah warga untuk melihat dan merasakan sendiri air panas tersebut. Pengunjung pun hanya dikenakan biaya parkir saja, sedangkan untuk melihat dan mencoba air panas tidak dipungut bayaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Air panas ini membawa berkah. Dan mudah-mudahan tidak membawa musibah seperti lumpur lapindo," ujar salah seorang warga Sutadi, saat ditemui detikcom, Selasa (11/9/2012).
Air panas mulai muncul sejak Sabtu (8/9) lalu. Warga mulai banyak yang berdatangan dan mandi di sumber air panas itu. Tidak hanya siang hari, bahkan sampai malam pun masih ada orang yang datang dan mandi.
Sutadi mengatakan hampir semua orang yang datang melihat air panas langsung mandi. Mereka mempercayai bahwa air panas ini bisa menjadi obat dan menyembuhkan berbagai keluhan penyakit kulit.
Hingga saat ini, belum ada penyataan resmi dari dinas terkait yang bisa menjelaskan tentang fenomena munculnya air panas tersebut.
(mok/mok)










































