Angin kencang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Mula-mula hujan turun cukup lebat, lantas berikutnya angin kencang datang dan langsung menerbangkan beberapa atap rumah warga yang bermukim di Kelurahan Asuhan, Kecamatan Siantar Timur.
Sekretaris Badan Penangggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pematang Siantar, Roselina Chairany, menyatakan, pihaknya sudah mengecek ke lapangan setelah kejadian. Hasil pendataan, ada empat unit rumah yang mengalami kerusakan.
“Rusaknya tidak tergolong berat. Atap yang berterbangan. Ada juga rumah salah seorang warga yang tertimpa pohon mangga. Kerusakannya juga ringan,” kata Chairany kepada wartawan.
Selain merusak rumah, angin kencang juga menerbangkan salib yang ada di Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS). Sejumlah pohon yang ada di komplek perkuburan Cina juga bertumbangan, namun tetapi tidak sampai menimbulkan korban.
(rul/tfq)











































