"Hasil sidak, 14 akan dipulangkan karena 11 buta huruf dan 3 sakit paru-paru, TBC dan tulang punggung bengkok. Ini tidak bisa kita biarkan," ujar Kasubdit Pemberdayaan Penyidik Pegawai Negeri Sipil Kombes Suyanto.
Suyanto mengatakan itu usai sidak ke penampungan TKW PT Falah Rima Hudaity Bersaudara di Jl Munggang No 52/28 Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (11/9/2012).
Di tempat yang sama, Direktur PT Falah Rima Hudaity Bersaudara, Muhammad Qosim, mengatakan 11 TKW yang lolos meski buta huruf merupakan kesalahan teknis. Namun pihaknya akan memulangkan TKW tersebut.
"Akan kami pulangkan. Mereka datang lewat sponsor," kata Qasim.
Menurut Qasim, tempatnya menampung lebih dari 200 TKW dari Cirebon, Indramayu dan Sukabumi. Perusahaannya resmi terdaftar di Kemenakertrans.
Saat sidak berlangsung, TKW berkumpul. Pengurus dan petugas keamanan perusahaan sempat kebingungan ketika kedatangan BNP2TKI.
Setelah sidak, 14 orang didata. Lalu mereka diangkut naik mobil dengan BNP2TKI untuk dipulangkan ke kampungnya masing-masing.
(nwy/)











































