Slamet (68), imam di musala itu mengaku kenal dengan Anwar. Sosok pria itu tinggi, berjanggut dan berbadan tegap. Biasanya, Anwar salat zuhur dan magrib di musala.
"Biasanya dia di bagian belakang. Begitu salam-salam dia langsung pergi," kata Slamet, saat ditemui di musala Kampung Warung Jambu, Kecamatan Bojonggede, RT 03/08, Bogor, Jawa Barat, Selasa (11/9/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau salat pakai baju biasa, pakai sarung koko atau batik. Cuma pakai sorban," terangnya.
Anwar diduga sebagai terduga teroris yang menjadi korban ledakan di Beji, Depok. Dia kini masih terbaring di RS Polri Kramatjati. Beredar kabar, Anwar adalah desertir polisi dan bertindak sebagai perekrut 'pengantin'. Namun Mabes Polri membantahnya.
(mad/nwk)










































