Diduga Cabuli Siswi, Guru SD Percontohan di Mataram Dilaporkan ke Polisi

Diduga Cabuli Siswi, Guru SD Percontohan di Mataram Dilaporkan ke Polisi

Kusmayadi - detikNews
Selasa, 11 Sep 2012 14:03 WIB
Mataram - Dewa Sutama, guru SDN 2 Cakranegara, satu dari tiga SD percontohan di Kota Mataram harus berurusan dengan polisi. Ia dilaporkan orangtua murid karena diduga mencabuli anak didiknya sendiri. Disebutkan, sedikitnya 8 siswi telah menjadi korban guru cabul itu.

Menurut Kasubag Humas Polres Mataram, AKP Arif Yuswanto, saat ini pihaknya baru menerima laporan dari orang tua dua siswi, dan terus menunggu laporan dari orangtua siswi lain yang menjadi korban. Arif tak menampik jika korban mencapai 8 siswi.

"Kita sudah menerima laporan dari orang tua dua siswi. Saat ini penyidik tengah bekerja. Siswi yg menjadi korban dugaan pencabulan juga telah kita mintai keterangan," kata Arif di Mapolres Mataram, Jl Langko, Kota Mataram, Selasa (11/09/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penyidik bergerak cepat dan memeriksa Sutama. Namun lelaki yang kini tidak lagi diperkenankan mengajar itu belum ditahan. Kepada polisi, kata Arif, Sutama membantah pengaduan para siswinya itu.

Siswi yang menjadi korban adalah siswi kelas VI. Dalam laporan ke polisi disebutkan, aksi cabul Sutama dilakukan pada jam istirahat di sekolah. Hal itu dilakukan berulang kali sampai akhirnya kejadian itu diketahui orang tua murid dan berujung laporan ke polisi.

Saat jam istirahat, Sutama memanggil siswi incarannya dengan alasan ada penjelasan untuk pelajaran tambahan. Saat suasana sepi, Sutama lalu beraksi.

Dari laporan ke polisi juga diketahui, kalau Sutama rupanya sangat perhatian pada para siswinya. Perhatian itu disebut perhatian tak biasa, dan terkadang tak terkait langsung dengan aktivitas belajar mengajar.

Arif menegaskan, jika semua unsur pencabulan terbukti, maka akan ada tindakan hukum tegas pada Sutama. Opsi menahan Sutama juga terbuka.

(trw/trw)


Berita Terkait