Banyak cara yang dilakukan kurir narkoba agar barang yang diantarnya sampai ke pemesan. Jika melewati bandara internasional besar di Indonesia para kurir sering tertangkap, maka mereka mengalihkan diri ke bandara kecil yang minim pengawasan.
"Mereka (kurir narkoba) menghindari bandara internasional yang besar dan masuk ke bandara internasional kecil dengan asumsi keamanan kurang," ujar Deputi Pemberantasan Narkoba Brigjen Benny Josua Mamoto di kantor BNN, Jl MT Haryono, Jakarta Timur, Selasa (11/9/2012).
Menurut Benny, para kurir narkoba masuk ke Indonesia melalui India, Singapura, dan keluar di Timor Leste. Semua kurir merupakan WNI yang berjumlah 16 orang, di mana 7 orang merupakan wanita.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam mengungkap kasus ini, pihaknya bekerja sama dengan Kepolisian Timor Leste.
"Kasus ini masih kami kembangkan agar bisa mengungkap secara utuh jaringan itu. Kita juga ungkap pencurian uangnya. Karena target kita adalah memiskinkan jaringan," tutur Benny.
(nwy/nwk)










































