Jokowi: Saya Mohon Isu SARA Jangan Diangkat Lagi

Jokowi: Saya Mohon Isu SARA Jangan Diangkat Lagi

M Iqbal - detikNews
Selasa, 11 Sep 2012 01:06 WIB
Jokowi: Saya Mohon Isu SARA Jangan Diangkat Lagi
Jakarta -

Isu SARA (Suku Agama Ras Antar Golongan) mencuat usai putaran pertama Pilgub DKI Jakarta. Calon gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi), meminta jangan lagi diangkat isu-isu SARA dalam Pilgub DKI, karena tidak memberikan pengaruh apa-apa bagi masyarakat.

"Mengenai SARA, saya mohon agar ini jangan diangkat-angkat lagi lah, kalau saya ditanya mengenai SARA jawaban saya tetap tertawa dan senyum-senyum," ujar Jokowi dalam acara halal bihalal bersama media dan Timses di Rumah makan Sari Kuring, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (10/9/2012).

Menurut Jokowi, bermanuver dalam Pilgub DKI dengan isu SARA, tidak memberikan pengaruh apa-apa baik bagi dirinya maupun masyarakat. Karena masyarakat Jakarta sudah cerdas menyikapi isu yang berkembang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena menurut saya SARA tidak memberikan pengaruh apa-apa, baik terhadap saya, mas Basuki dan masayarakat. Karena masyarakat Jakarta sudah rasional semuanya," ucap Wali Kota Solo itu.

Sebagaimana diketahui, beragam isu SARA muncul memasuki putaran dua Pilgub DKI. Isu SARA paling menghebohkan adalah pernyataan pedangdut Rhoma Irama yang menyatakan masyarakat harus memilih pemimpin yang seiman. Namun dugaan pelanggaran SARA ini mentah di Panwaslu DKI karena Rhoma dinyatakan bukan tim sukses pasangan calon.

Kemudian yang teranyar, isu SARA dihembuskan oleh Cawagub DKI Nachrowi Ramli siang tadi. Nara sapaan akrabnya, menyatakan warga betawi harus memilih calon pemimpin yang juga betawi.

"Saya mengingatkan kepada kaum betawi, tidak ada pilihan lain selain satu untuk semua. Silakan keluar dari betawi jika tidak memilih orang Betawi," kata Nara.

(bal/van)


Berita Terkait