Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Wahyono mengatakan peristiwa tersebut terjadi, Senin (10/9) sekitar pukul 10.30 WIT, di Desa Milineri, Distrik Wenan, Papua.
"Bripda Jefrry L Runtoboy sedang melaksanakan pengamanan pengaspalan Jl Karubaga Wamena yang dikerjakan oleh PT. Moderen Widya Teknikal, ditembak sekelompok orang tidak dikenal," kata Wahyono saat dikonfirmasi, Senin (10/9/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Akibat peristiwa tersebut korban meninggal dunia, dengan luka tembakan sebanyak 14 kali tembakan," kata Wahyono.
Adapun luka itu terdapat di bagian punggung belakang sebanyak 5 kali, belakang leher 1 kali, rusuk kiri 1 kali, perut bagian kanan 4 kali, dada kanan 1 kali, lengan kanan 1 kali, bawah mata kanan 1 kali.
"Proyektil yang ditemukan di tubuh korban sebanyak 2 butir, masing-masing pada bagian dada kanan 1 butir dan pada bagian punggung belakang 1 butir," jelas Wahyono.
Di lokasi kejadian, polisi menemukan magazen jenis senjata FN berisi 3 butir peluru kaliber 9 mm, selonsong FN kaliber 9 mm sebanyak 5 selonsong, proyektil sebanyak 2 butir.
Saat ini polisi terus melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku penembakan. Saksi yang diperiksa sebanyak 4 orang yang saat itu berada di lokasi penembakan.
(ahy/van)











































