Mabes Polri Bantah Anwar Desertir Polisi

Bom Depok

Mabes Polri Bantah Anwar Desertir Polisi

- detikNews
Senin, 10 Sep 2012 21:13 WIB
Mabes Polri Bantah Anwar Desertir Polisi
Jakarta - Korban ledakan bom Beji, Depok, Jabar, yang kini tergolek di RS Polri, Kramatjati, disebut-sebut sebagai Anwar yang pernah bertugas sebagai polisi. Namun, Mabes Polri membantah informasi tersebut.

"Orang diduga Anwar bukan anggota Polri atau mantan anggota Polri, jika berkaitan dengan Polri saat ini belum ditemukan," bantah Kabag Penum Polri, Kombes Agus Rianto, di Jakarta, Senin (10/9/2012).

Sementara itu, Mabes Polri masih menunggu hasil uji pembanding tes DNA yang dilakukan oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) dan forensik RS Polri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pembandingnya dari anak yang diperkirakan anak yang bersangkutan. Nanti setelah diambil sampel pembanding, butuh 2-3 hari akan diketahui siapa korban itu sebenarnya," jelas Agus.

"Nanti setelah didapatkan hasilnya, akan dilakukan penelusuran terhadap yang bersangkutan," jelasnya.

Nama Anwar mulai disebut-sebut sebagai korban yang mengalami luka bakar lebih dari 70 persen. Nama itu muncul dari pengakuan Thoriq, perakit bom bunuh diri yang menyerahkan diri ke Pos Pol Jembatan Lima, Tambora, Minggu (9/9) malam.

Thoriq juga mengaku sebagai 'pengantin' yang akan melakukan aksi bom bunuh diri di empat lokasi sasaran di Jakarta hari ini, Senin (10/9).

Namun, Agus belum mengetahui keluarga siapa yang dimaksudkannya itu untuk diambil sampel pembanding DNA.

Lalu, bagaimana penjelasan kepolisian yang membantah korban di RS Polri itu Anwar bukan pecatan polisi, sementara hasil tes DNA belum diketahui, dari mana penelusuran atas nama anwar itu?

"Kita masih menelusuri Anwar itu yang mana. Sampai sekarang masih dilakukan penelusuran," jawab Agus.

(ahy/van)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads