"Orang diduga Anwar bukan anggota Polri atau mantan anggota Polri, jika berkaitan dengan Polri saat ini belum ditemukan," bantah Kabag Penum Polri, Kombes Agus Rianto, di Jakarta, Senin (10/9/2012).
Sementara itu, Mabes Polri masih menunggu hasil uji pembanding tes DNA yang dilakukan oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) dan forensik RS Polri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti setelah didapatkan hasilnya, akan dilakukan penelusuran terhadap yang bersangkutan," jelasnya.
Nama Anwar mulai disebut-sebut sebagai korban yang mengalami luka bakar lebih dari 70 persen. Nama itu muncul dari pengakuan Thoriq, perakit bom bunuh diri yang menyerahkan diri ke Pos Pol Jembatan Lima, Tambora, Minggu (9/9) malam.
Thoriq juga mengaku sebagai 'pengantin' yang akan melakukan aksi bom bunuh diri di empat lokasi sasaran di Jakarta hari ini, Senin (10/9).
Namun, Agus belum mengetahui keluarga siapa yang dimaksudkannya itu untuk diambil sampel pembanding DNA.
Lalu, bagaimana penjelasan kepolisian yang membantah korban di RS Polri itu Anwar bukan pecatan polisi, sementara hasil tes DNA belum diketahui, dari mana penelusuran atas nama anwar itu?
"Kita masih menelusuri Anwar itu yang mana. Sampai sekarang masih dilakukan penelusuran," jawab Agus.
(ahy/van)











































