"Iwan, Sofyan, Bram, dan Anton, mereka yang hadir bersama Thorik di Depok. Adapun pelaku lain yang tidak hadir pada saat kejadian, Yusuf dan Jodi. Pelaku-pelaku tersebut mempunyai tekad, apabila sudah tercium aparat akan menjadi pengantin," cerita seorang perwira polisi yang enggan disebutkan namanya saat berbincang, Senin (10/9/2012).
6 Calon 'pengantin' itu tak terendus. Mereka sudah melarikan diri sesaat sebelum bom Depok meledak. Polisi masih memburu nama-nama yang masih buron itu. Perwira itu mendapatkan cerita dari pengakuan Thorik.
"Dengan adanya pelaku yang belum tertangkap, untuk tetap meningkatkan penjagaan. Karena itu petugas berseragam yang bertugas di lapangan, yang memakai pakaian dinas mesti meningkatkan kewaspadaan," tutur sang perwira.
(ndr/nrl)











































