"Kalau lurah sendiri berat menanganinya. Harusnya Dinas Kebersihan, Dinas PU Tata Air dari kecamatan turun tangan. Masalahnya bersumber dari hulu, bukan dari Batu Ampar, yakni dari pasar induk dan kiriman dari wilayah lain," kata Lurah Batu Ampar, Sahuri, saat ditemui di kantornya, Senin (10/9/2012).
Menurut dia, kelurahan tidak memiliki dana. Selama ini upaya penanganan hanya memakai dana swadaya. "Kalau nggak pakai alat berat, nggak bisa itu," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebenarnya dia sudah melakukan peninjauan, dia pun menilai panjang sungai sampah itu tidak sampai 5 km, tetapi hanya ratusan meter. "Saya sudah memerintahkan penanganan soal buang sampah, nanti bisa mampet ke RT dan RW. Ini karena warga berpikir mudah dan membuang sampah ke kali," tuturnya.
(ndr/)










































