Koalisi Kerakyatan Dideklarasikan di Riau
Kamis, 02 Sep 2004 02:59 WIB
Pekanbaru - Koalisi Kerakyatan dideklarasikan di Riau. Sebelumnya deklarasi dilakukan di 6 daerah, yakni Jabar, Jakarta, Banten, Kaltim, Kalteng, dan Jateng.Deklarasi diselenggarakan di Hotel Sahid jalan Sudirman Pekanbaru, Rabu (1/9/2004) malam. Hadir sekitar 1.500 orang dari 4 parpol yaitu PD, PBB, PKPI, dan PKS.Deklarasi juga mendapat dukungan dari ormas yang mengatasnamakan Masyarakat Melayu, serta ormas kepemudaan lain.Presiden PKS Hidayat Nurwahid kepada wartawan menampik tudingan kalau PKS tidak konsisten, karena sebelumnya menyatakan diri sebagai oposisi."Berdasarkan hasil rapat Majelis Syuro, PKS belum pernah menyatakan sebagai partai oposisi. Partai ini menjalankan amanah rakyat sesuai UU dan sejumlah peraturan lainnya," tegasnya.Soal berkoalisinya dengan SBY, lanjut Nurwahid, PKS juga tidak meminta pembagian kursi kabinet seperti partai lainnya. Diharapkan pemerintahan SBY nantinya bisa lebih bersih dalam menjalankan amanah rakyat.PKS dapat jatah kursi Mendiknas? "Setahu saya itu jatah untuk Muhammadiyah," ujarnya. Kalau Menag? "Itu jatah untuk NU," sahutnya. Jatah untuk PKS? "Tidak ada jatah apa-apa," tegasnya.Mengenai kemungkinan ada fungsionaris PKS yang menolak mendukung SBY-Kalla, Nurwahid menjelaskan, dirinya akan orang tersebut berdialog, dan menanyakan alasannya."Kalau masalah isu SBY yang selama ini dianggap menyesatkan, dia akan jelaskan satu per satu untuk mengklarifikasi isu tersebut. Kalaupun nantinya ada yang menolak, sesuai garis partai, dia akan dilakukan tindakan. Tapi itu merupakan upaya terakhir. Kita ini bukan seperti partai lain, yang tidak mengikuti garis langsung dipecat," tukas Nurwahid.
(sss/)











































