Terorisme Marak, Komisi I DPR Akan Evaluasi Anggaran BIN

Terorisme Marak, Komisi I DPR Akan Evaluasi Anggaran BIN

- detikNews
Senin, 10 Sep 2012 11:37 WIB
Terorisme Marak, Komisi I DPR Akan Evaluasi Anggaran BIN
Jakarta - Ketua Komisi I DPR, Mahfudz Siddik, menilai tiga lembaga negara yang terkait dengan upaya pencegahan dan pemberantasan terorisme tidak kompak. Jika aksi terorisme tetap marak, dia mengancam akan mengevaluasi bahkan memotong anggaran Badan Intelijen Negara (BIN) yang menjadi mitra Komisi I.

Mahfudz menilai serangkaian aksi teror yang terjadi karena BIN, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), dan Polri tidak kompak. Padahal, anggaran ketiga lembaga negara itu sangat besar.

"Kalau kita bicara informasi, intelijen Indonesia itu informasinya nggak kurang-kurang, sekarang persoalannya itu mau diapakan. Ini seringkali ada aksi baru kita bereaksi, terus saling lempar tanggung jawab," kata Mahfudz kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (10/9/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mahfudz menilai ketiga lembaga negara itu tidak memiliki grand design terkait kerja sama upaya pencegahan dan pemberantasan terorisme. Jika ternyata belum ada grand design tersebut, dia mengatakan komisinya akan mengevaluasi anggaran besar yang diberikan kepada BIN sebagai mitra Komisi I.

"Untuk apa anggaran mereka ditambah kalau terorisme muncul terus, ya lebih baik anggarannya dipotong," ujarnya.

Mahfudz mengatakan pihaknya akan memanggil BIN, BNPT dan Polri untuk mempertanyakan kinerja ketiga lembaga itu. "Ya rencananya akan kita panggil setelah tanggal 14 (September) ini," imbuhnya.

(trq/mpr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads