Psikolog: Otong 'Lelaki 37 Istri' Normal, Tapi Butuh Riset Khusus

Psikolog: Otong 'Lelaki 37 Istri' Normal, Tapi Butuh Riset Khusus

- detikNews
Senin, 10 Sep 2012 11:25 WIB
Psikolog: Otong Lelaki 37 Istri Normal, Tapi Butuh Riset Khusus
Otong Gunawan (rachman/detikcom)
Jakarta - Pengakuan Otong Gunawan (64) menikah 37 kali dan perilaku seksnya yang di luar kebiasaan cukup mengagetkan. Namun menurut psikolog Reza Indragiri Amriel, butuh riset khusus untuk menentukan apakah motif perilaku Otong tersebut.

"Kalau berdasarkan informasi yang saya baca, Otong normal saja. Tapi butuh riset khusus untuk menentukan motif Otong, apakah termasuk kelainan atau bukan. Juga untuk mencari jawaban apa orientasi perilaku dia berbuat hal tersebut," kata Reza saat berbincang dengan detikcom, Senin (10/9/2012).

Secara analisis sederhana, perilaku Otong lebih dikarenakan kegagalan dia membangun rumah tangga yang harmonis. Pada umumnya orang, seks bukan orientasi utama dalam sebuah relationship. "Meski ada pengecualian. Makanya seorang psikolog butuh wawancara khusus untuk menjawab hal ini," ujar Reza.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam kacamata psikologi, sebuah relasi akan langgeng jika memenuhi tiga syarat. Pertama adanya ketertarikan fisik antar pasangan, kedua adanya kebutuhan psikologis antar pasangan dan yang ketiga adanya perasaan butuh untuk selalu dekat.

"Untuk Otong, bisa jadi karena trauma masa lalu. Menurut penelitian, anak yang berlatar belakang keluarga cerai berai, dia punya kemungkinan yang sama 3 kali lipat untuk bercerai juga," tandas Reza.

Saat ini Otong mempunyai istri sah satu orang bernama Wani dan dikarunia 5 anak. Selain itu dia mempunyai 2 istri yang dinikahi siri dengan masing-masing memberikan 1 anak. Cucunya kini 10 orang.

Selain ketiga istri tersebut, dia sempat mengawini 35 perempuan lain dengan umur pernikahan 2 bulan hingga 2 tahun. Otong yang merupakan pedagang obat kuat di Pasar Induk Beras Cipinang mengaku sudah tidak ingat lagi nama-nama mantan istrinya tersebut. Saat ini dia berhenti melakukan aktivitas seksual karena terkena diabetes.

(asp/vta)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads