Sementara pada Senin (10/9/2012) pagi, Thorik digiring keluar dari Mapolresta Depok sejak pukul 08.15 WIB. Thorik dibawa oleh sekitar lima petugas berpakaian preman untuk pengembangan kasus terorisme di Jawa.
"Ya, itu Thorik yang menyerahkan diri. Dari semalam sudah di sini. Sekarang dibawa untuk pengembangan pengungkapan kasus dugaan jaringan teroris di Jawa," ujar seorang anggota polisi yang tidak bersedia disebut namanya kepada detikcom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perawakan Thorik bertinggi badan sekitar 163 cm, kulit warna coklat terang, hidung mancung dan bermata lebar. Rambutnya dipangkas cepak.
Thorik digiring dari pintu gerbang samping kanan Mapolresta Depok saat upacara bendera tengah berlangsung di halaman Mapolresta Depok. Thorik lantas dinaikkan ke sebuah mobil Toyota Fortuner warna hitam yang sudah menunggu di depan gerbang di Jalan Raya Margonda. Sejurus kemudian mobil itu pun beranjak membawa Thorik ke arah selatan. Informasi yang diperoleh detikcom, Thorik dibawa petugas ke wilayah Bojong Gede, Bogor. Selain itu dia juga akan dikeler ke tempat lain untuk mengungkap jaringannya.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto menyebutkan Thorik masih diperiksa di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya sejak semalam hingga pagi ini.
"Iya, masih di Krimum (Kriminal Umum), masih diperiksa di Krimum," jelas Rikwanto saat dikonfirmasi detikcom, Senin (10/9) pagi. Sedangkan Kapolda Metro Jaya Irjen Untung S Rajab menyebut Thorik diamankan di Mako Brimob.
"Iya (Thorik) diamankan di Mako Brimob dari tadi malam dan diperiksa di sana. Di mana saja diamankan, ya sama saja," ujar Kapolda usai acara coffee morning di Mapolda, Jl Sudirman, Jakarta.
(rmd/nrl)











































