"Benar Mirwan Amir besok diperiksa sebagai saksi untuk kasus DPID untuk tersangka F," ujar Jubir KPK Johan Budi di Yogyakarta, Senin (9/9/2012).
Sebelumnya dalam persidangan Wa Ode, politisi PAN ini menyatakan adanya peranan para pimpinan Banggar. Bahkan ada juga saksi yang mengungkap mengenai kode-kode daerah penerima dana DPID di Banggar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Orang daerah telepon, itu (DPID) tidak masuk. Katanya 'Kalau Bener Meriah dan Aceh Besar yang urus Mirwan Amir, Pidie Jaya yang urus PKS, Tamsil Linrung. Kamu jangan ngaku-ngaku, jangan menipu'," kata Fahd meniru perkataan orang daerah yang menghubunginya itu.
Pihak daerah menghubungi Fahd karena alokasi DPID yang dijanjikannya tidak juga gol. Sebelumnya Fahd berjanji bisa membantu para bupati agar daerahnya mendapat DPID. Untuk itu, Fahd diperkenalkan Haris Surahman ke Wa Ode Nurhayati. Namun rupanya, proyek DPID yang diurus Fahd dengan bantuan Wa Ode tersebut tidak juga gol padahal Fahd sudah membayarkan commitment fee. Oleh karena itulah, Fahd yang juga tersangka kasus dugaan suap DPID itu meminta uangnya kembali ke Wa Ode.
(/mad)











































