Tahanan Bom Bali & Gorries Mere Dugem di Kafe Jakarta
Rabu, 01 Sep 2004 19:58 WIB
Jakarta - Tahanan bom Bali keluyuran? Di Jakarta pula, di kafe pula, dan bersama polisi pula. Ada apa? Kok bisa?Pukul 18.30 WIB, Rabu (1/9/2004), detikcom memergoki seorang tahanan bom Bali, yakni terpidana seumur hidup bom Bali Ali Imron. Dia sedang dugem bersama Brigjen Pol Gorries Mere, Direktur Narkoba Mabes Polri yang kerap menangani kasus-kasus pengeboman.Mereka berdua bersama 8 orang lainnya sedang asyik ngobrol, minum dan makan di Starbuck Coffee, lantai 2 Plaza eX jalan MH Thamrin Jakarta Pusat. Informasi menyebutkan mereka berada di lokasi sejak pukul 15.00 WIB.Imron dan Gorries duduk satu meja dengan 6 orang lainnya. Mereka merupakan pria setengah baya, rata-rata berkepala botak dan beruban. Salah seorangnya adalah Psikolog Dr Sarlito Wirawan yang duduk di sebelah Gorries. Satu meja persis di sebelahnya ada 2 polisi berpakaian preman.Gorries mengenakan kemeja dan celana hitam. Sedangkan Imron yang terlihat berperawakan gemuk dan terawat itu mengenakan kemeja hijau tua kotak-kotak garis kuning, celana bahan abu-abu gelap, sepatu pantopel dan bertopi biru tua.Imron kebanyakan diam, hanya sesekali tertawa dan ngobrol dengan orang di sebelahnya. Sedangkan yang lainnya ngobrol dengan Gorries yang tampak seru bercerita sambil berkali-kali menggerakkan tangannya memberikan gambaran pada ceritanya. Saat detikcom melintasi mereka, tampak gelas-gelas minuman dan piring-piring kecil yang di meja mereka sudah kosong. Tak lama kemudian, pelayan mengangkatnya.Mereka tampak rileks ngobrol sambil menggoyangkan kaki mendengarkan alunan musik. Sekitar pukul 19.00 WIB, tiga orang di antaranya meninggalkan lokasi. Mereka saling bersalaman dan cipika-cipiki, juga dengan tahanan bom Bali.Gorries dan Imron masih di lokasi bersama lima orang lainnya. Mereka melanjutkan obrolan. Gorries beberapa kali tampak berbicara dengan ponselnya. Pukul 19.10 WIB, mereka meninggalkan kafe.
(sss/)











































