@fiksimini sendiri adalah akun yang menampilkan fiksi pendek sepanjang 140 karakter dari para followernya. Uniknya karena keterbatasan karakter kata di jejaring twitter, membuat para 'sastrawan digital' ini harus memutar otak membuat fiksi dalam bentuk mini. Hasilnya dapat dilihat dalam akun twitter @fiksimini yang timeline-nya berisi tulisan berbentuk fiksi pendek yang amat kreatif.
Oddie Frente, salah seorang pencipta @fiksimini menjelaskan akun ini terbentuk Maret 2011. Awalnya dirinya hanya ingin memaksimalkan kesenangan menulis di jejaring twitter.
"Ternyata booming, sampai sekarang dan ternyata selain para penulis banyak banget orang biasa yang bisa nulis, juga ikutan gabung dan menulis juga di @fiksimini," jelas Oddie ketika ditemui detikcom di pameran Desain ID 2012 di JCC Senayan, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Sabtu (8/92012).
Akun tersebut pun sudah berhasil menggaet ribuan pengikut atau dalam twitter dikenal dengan istilah follower. Ia berharap, kehadiran @fiksimini dapat memotivasi pemuda Indonesia untuk meningkatkan kreatifitasnya.
"Harapan sih semoga dengan adanya @fiksimini, dapat memotivasi anak muda Indonesia yang kreatif untuk menghidupkan kembali dunia sastra kita yang sudah menurun. Semoga dengan media yang lebih gaul, seperti twitter mereka bisa lebih bermanfaat," ucap Oddie.
Bagi yang belum mengetahui sastra ala digital ini, silahkan buka akun @fiksimini. Dan salah 'contoh dari tweet sastra' ialah seperti ini: @hurufA yg berjudul DI PELAMINAN ~ "Harusnya Bryan yang duduk di situ." lirihnya. "Sudahlah. Bayimu harus punya bapak."
Berminat jadi sastrawan sosial media? Silakan menulis di @fiksimini
(rvk/mok)











































