"Masih menunggu selama bahan bakunya, awan, kurang itu nggak bisa," jelas Menko Kesra Agung Laksono kepada wartawan di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (7/9/2012).
Menurut Agung, jumlah awannya masih di bawah standar. Jika belum cukup maka awan yang disebarkan ke awan tidak akan berubah menjadi air hujan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait banyaknya waduk yang kering, Agung mengatakan saat ini prioritasnya adalah kebutuhan air bersih bagi masyarakat. Jika waduk kering sampai 60 persen maka pemerintah tidak bisa berbuat banyak.
"Sekarang gimana menyelamatkan masyarakat jangan sampai kesulitan air, terutama air bersih dan pertanian," terangnya.
(gah/mpr)











































