Dua partai 'hasil' konflik internal PKB resmi mendaftarkan diri ke KPU sebagai calon peserta Pemilu 2014. Mereka adalah Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB) yang diketuai Yenny Wahid dan Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) yang dipimpin Choirul Anam.
Yenny Wahid bersama tiga puluhan orang pengurus PKBIB tiba di Kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, sekitar pukul 11.30 WIB, Jumat (7/9/2012). Mereka membawa 21 box plastik berisi data kepengurusan partai di sejumlah daerah dan tentu saja dengan mengusung poster bergambar wajah almarhum Gus Dur yang merupakan 'maskot' partai.
"Hari ini kami resmi mendaftarkan diri ke KPU, seharusnya kemarin," ujar Ketum PKBIB Yenny Wahid yang berkebaya putih dengan selendang warna hijau.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan PKNU tiba di Kantor KPU sekitar satu jam sebelumnya. Rombongan berjumlah 12 orang yang dipimpin oleh Sekjen PKNU Tohadi dan Wasekjen Akhyat Alfidai itu membawa beberapa box container plastik warna hijau yang berisi data-data kepengurusan partainya.
"PKNU sudah memenuhi 17 butir persyaratan yang ditetapkan KPU. Kalau ada yang kurang, kami diberi waktu sampai 29 September untuk melengkapinya," kata Tohadi.
Mengapa bukan Choirul Anam yang mendaftarkan PKNU ke KPU?
"Pak Ketum sedang nggak enak badan," jawab Tohadi yang mengenakan kemeja koko warna putih.
(lh/nrl)










































