"Yang wajar-wajar saja lah. Di sela-sela kunjungan luar negeri kalau sudah selesai tugas ke museum, tempat wisata, foto-foto gedung bersejarah itu wajar saja lah," kata Yuddy Chrisnandi, mantan anggota Komisi I DPR periode lalu dari Golkar, menceritakan pengalamannya kepada detikcom, Jumat (7/9/2012).
Ada juga anggota DPR yang menyempatkan diri berbelanja. Yuddy mengaku menghindari untuk hal ini karena dianggapnya memberikan contoh kurang baik bagi rakyat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu tempat mana saja yang pernah dikunjunginya selama menjadi anggota Komisi I DPR bersama teman-temannya? Yuddy mengaku sudah cukup banyak mengunjungi tempat-tempat bersejarah.
"Kalau misalnya ke Inggris, sudah selesai kegiatan ke Istana musim panas, Istana raja Inggris, melihat sungai Thames, melihat Big Ben menara jam di Inggris. Tapi kalau ke hiburan malam ya nggak pantas karena kita wakil rakyat. Tidak pantas kita foya-foya," katanya.
Dia pun mendorong anggota DPR untuk tetap mengutamakan kinerjanya, bukan mementingkan wisata apalagi foya-foya dan menunjukkan gaya hidup glamor.
"Memilih menjadi wakil rakyat harus bisa mewakili suara hati nurani rakyatnya. Namanya masyarakat mengkritik ya harus diterima. Jangan menunjukkan gaya hedon di luar negeri apalagi di dalam negeri," tegasnya.
Rombongan Baleg DPR ke Denmark memilih menyusuri sungai di Copenhagen dengan perahu wisata sebagai wisata di tengah kunker. Sejumlah foto menggambarkan mereka sedang menikmati keindahan Copenhagen dari atas parahu wisata sembari asyik bercanda. Rombongan Baleg ke Jerman untuk membahas RUU PMI, utamanya mengenai lambang PMI.
(van/aan)










































