"Selaku orang tua, saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada keluarga besar, warga Batu Ampar, Jakarta Timur dan bangsa Indonesia," ujar Muslim kepada wartawan di ruang jenazah RS Polri DR Soekanto, Kramat Jati, Jakarta, Jumat (7/9/2012).
"Saya juga meralat pertanyataan sebelumnya tentang mati syahid. Itu keliru. Bukan manusia yang berhak tentukan mati syahid, tetapi Allah SWT," sambung pria berusia 50-an tahun yang mengenakan kemeja koko warna putih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(lh/vit)











































