Militer AS Bantah Bombardir Desa di Afghanistan
Rabu, 01 Sep 2004 15:54 WIB
Jakarta - Militer AS membantah pihaknya telah membombardir sebuah desa terpencil di Afghanistan. Pejabat-pejabat Afghan mengklaim serangan udara AS itu telah menewaskan beberapa warga sipil.Pesawat tempur AS diberitakan telah mengebom desa Weradesh ketika berlangsung kontak senjata dengan kelompok gerilyawan di sana. Menurut gubernur provinsi Kunar, tempat pertempuran itu terjadi, enam warga sipil tidak bersenjata tewas dalam serangan bom AS itu.Sebuah tim dari Komite Bantuan Denmark untuk Pengungsi Afghan yang bekerja di Weradesh menyatakan bahwa beberapa bom telah dijatuhkan ke AS -- termasuk salah satunya yang mengenai kamp mereka. Delapan penduduk desa diyakini tewas dalam insiden itu. Kelompok beranggotakan 14 orang itu masih sempat lari meninggalkan kamp mereka sebelum sempat dihantam bom. Demikian menurut Gorm Pedersen, kepala tim tersebut seperti dilansir kantor berita Associated Press (AP), Rabu (1/9/2004). Namun pejabat-pejabat militer AS membantah telah mengebom desa tersebut. Militer bersikeras bahwa tidak ada warga sipil yang menjadi target serangan pasukan AS. Demikian disampaikan seorang juru bicara militer AS, Sersan Mayor Keith Butler. Menurutnya, militer AS tidak punya informasi mengenai keberadaan kelompok kemanusiaan Denmark di daerah tersebut.
(ita/)











































