"Menurut analisis saya berbeda dengan yang melakukan serangan di Solo karena Thorik menggunakan bom, sementara di Solo modusnya penembakan. Setahu saya tidak ada kaitan (dengan serangan di Solo)," sebut Al Chaidar saat dihubungi, Kamis (6/9/2012) malam.
Keyakinan Al Chaidar didasarkan pada temuan bom rakitan berdaya ledak rendah di rumah Thorik di Jembatan Lima, Tambora. "Ini bukan kelompoknya Abu Omar. Kalau bomnya low explosive kemungkinan besar kelompok Cirebon," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika menggeledah rumah Thorik, polisi menemukan buku panduan membuat bom di kamarnya. Sejumlah buku jihad dan buku meracik racun juga ditemukan. Hingga saat ini Thorik masih dalam pengejaran.
(fdn/fdn)











































