"Targetnya simbol-simbol negara, dan yang paling dekat dengan mereka yang tiap hari mereka rasakan mengganggu operasional mereka ya polisi itu," kata Ketua Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), Ansyaad Mbai, di kantornya, Jalan Imam Bonjol nomor 53, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (6/9/2012).
Target tersebut memiliki tujuan untuk menciptakan ketidakstabilan yang berkesinambungan di 3 wilayah di Indonesia. Namun karena sejumlah upaya pencegahan, kelompok teroris tersebut belum mampu melukai simbol negara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ansyaad menyebutkan untuk penyerangan di Jakarta, kelompok teroris tersebut turut mengincar Jakarta pada hari kemerdekaan Republik Indonesia. "Sebetulnya timing nya 17 Agustus, tetapi Jakarta ketat, maka yang terlaksananya di Solo," katanya.
BNPT menekankan seriusnya aksi teroris ini dalam menciptakan kondisi ketidakstabilan negara. Namun, Ansyaad belum bisa memastikan penemuan salah satu tersangka teroris di Tambora memiliki target yang sama atau tidak.
"Ancaman ini benar-benar dan harus kita tanggapi serius. Saya belum bisa pastikan itu (Teroris di Tambora), kita tunggu pemeriksaan dari teman-teman kita dari Densus itu," tutup Ansyaad.
(vid/mpr)











































