"Kalau mau mengancam ngapain pakai bom. Kalau mau mengancam DPR itu ya sebenernya melalui pemilu jangan pilih partai ataupun fraksi atau kinerja anggota yang mengecewakan," kata Wakil Ketua DPR, Pramono Anung, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (6/9/2012).
Menurut Pramono, DPR adalah lembaga negara yang terbuka bagi siapapun. Sehingga tidak ada alasan bagi pihak mana pun termasuk teroris untuk meledakkan Gedung DPR.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pramono merasa keamanan di Gedung DPR tak perlu ditingkatkan. Kalaupun dipandang perlu, maka menjadi tugas polisi untuk menjaga keamanan DPR.
"Nggak perlu (keamanan diperketat). Namun menjadi kewajiban pemerintah dalam hal ini kepolisian untuk menjaganya," imbuhnya.
(tor/ega)











































