Ketika Angie tiba di pengadilan yang terletak di Jl HR Rasuna Said, Jaksel, tersebut puluhan jurnalis langsung mengabadikannya. Butuh upaya keras bagi Angie dan petugas pendampingnya untuk memasuki pengadilan.
Angie mengenakan jaket tahanan KPK warna putih. Di balik jaket itu dia memakai blus putih, yang dipadukannya dengan celana panjang hitam dan sepatu berujung lancip warna senada. "Ya alhamdulillah saya sehat," kata Angie menjawab pertanyaan wartawan, sekitar pukul 09.10 WIB, Kamis (6/9/2012). Hanya itu yang diucapkannya, lalu dia masuk ke dalam pengadilan. Tak seperti penampilan Angie sebelum-sebelumnya, Angie kali ini tak banyak mengumbar senyum. Meskipun terlihat tetap cantik, tapi Angie tidak sesegar biasanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di ruang tunggu terdakwa itu, Miranda mengenakan setelan blazer warna abu-abu dengan warna rambut ungu, di samping kanannya duduk suaminya, Oloan Siahaan. Lalu ada juga dua pasangan lainnya yang diperkirakan famili Miranda.
Di ruangan itu, kedua wanita A-listed itu mengadakan 'reuni' dengan berbincang-bincang. Semula Angie memangku tas hitam besarnya, lalu menaruhnya di samping kursinya yang kosong. Wajah keduanya tampak serius. Sesekali Angie mengangkat kedua tangannya sembari bicara. Di tangan kiri tampak dia memegang sesuatu seperti tasbih warna hijau. Pembicaraan keduanya semakin intens. Angie lalu memperlihatkan tangan kirinya kepada Miranda yang juga bertampang serius. Suami Miranda juga turut menyimak cerita Angie.
Pembicaraan keduanya hanya bisa disaksikan wartawan dari kejauhan sehingga apa isi pembicaraan kedua terdakwa itu hanya diketahui oleh mereka saja. Yang bisa diabadikan jurnalis hanyalah wajah serius yang menghiasi wajah keduanya, seolah menunjukkan bahwa obrolan mereka berisi materi yang sama seriusnya.
Setelah itu, tibalah giliran Angie masuk ke ruang sidang. Jaksa mendakwanya dengan hukuman 20 tahun penjara dalam kasus suap wisma atlet. Sejam mendengarkan dakwaan jaksa, sidang berakhir. Angie digiring lagi ke ruang tunggu terdakwa. Di sini dia kembali berjumpa dengan Miranda. Angie lantas berpamitan dengan cium pipi kanan dan kiri. Setelah Angie berlalu, giliran Miranda menghadapi majelis hakim sebagai terdakwa dalam kasus pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (DGS BI).
(nrl/nrl)











































