Hamzah: Anggota PPP yang Tidak Dukung Mega Akan Dipecat

Hamzah: Anggota PPP yang Tidak Dukung Mega Akan Dipecat

- detikNews
Rabu, 01 Sep 2004 13:28 WIB
Jakarta - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyatakan total akan mendukung pasangan Mega-Hasyim pada pilpres putaran kedua. Untuk itu, fungsionaris partai yang membangkang keputusan tersebut, diancam akan dipecat.Demikian ditegaskan Ketua Umum PPP Hamzah Haz kepada wartawan usai menghadiri peluncuran buku "Perubahan Konstitusi dan Kinerja DPR Dalam Era Reformasi", karya Sjaiful Rachman, di Gedung Nusantara IV, DPR RI, Jl. Gatot Subroto, jakarta, Rabu (1/9/2004)."Mengenai adanya anggota partai yang membangkang, bila termasuk dalam struktur partai akan diberikan sanksi sesuai anggaran dasar yang berlaku. Sanksi tersebut maksimal dapat berupa pemecatan, tapi dilihat dulu kasusnya bagaimana," kata Hamzah.Menurut Hamzah, pemberian sanksi maupun pemecatan, sudah banyak terjadi. Seperti misalnya pada pilpres pertama dan pemilu legilatif. Mengenai masih banyaknya massa PPP yang terpecah, Hamzah yakin hal itu karena penjelasan belum sampai pada yang bersangkutan."Tapi kalau sudah sampai, kita harap bisa dicerna kembali. Kami tetap optimis terhadap Koalisi Kebangsaan, karena sekarang mesin politik sedang digerakkan semua," jelas Hamzah.Hamzah juga menerangkan bahwa saat ini semua parpol yang bergabung dalam Koalisi Kebangsaan, sedang melakukan sosialisasi ke dareah-daerah."Untuk sosialisasi program dan back ground koalisi. Kalau mesin politik sudah jalan dan persepsi sudah sama, kita harapkan dapat mencapai grass root, karena yang paling pokok adalah tingkat grass root," kata dia.Ketika ditanya target jumlah suara, Hamzah mengaku yakin, Koalisi Kebangsaan bisa meraih minimal 51 persen suara. "Target jumlah suara kita ambil dari jumlah kemarin yang berhasil dikumpulkan yaitu sekitar 51-70 persen. Itu yang ingin kita konsolidasikan," demikian Hamzah Haz. (fab/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads