Permintaan maafnya ini direkam dalam video yang berdurasi kurang lebih 10 menitย dan diputar oleh Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (6/9/2012).
"Kepada warga Kota Solo, saya meminta maaf karena sudah melakukan kesalahan," kata Bayu dalam testimoninya itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya selama berada dalam tahanan polisi, dirinya berada dalam kondisi sehat dan tidak tertekan.
Tim Densus 88 Mabes Polri, juga berhasil menangkap seorang terduga teroris atas nama Firman. Firman ditangkap di rumah kerabatnya yang berada di komplek Perumahan Anyelir, Depok Jawa Barat.
Bayu dan Firman ditengarai terlibat penembakan pospam Lebaran, pelemparan granat dan penembakan pospol di Solo, Jawa Tengah. Sementara dua terduga teroris lain, Farhan dan Muchsin, tewas saat baku tembak dengan tim Densus 88.
(slm/nwk)











































