"Pak Prabowo melarang semua anggota DPR dari Gerindra ikut kunjungan kerja DPR ke luar negeri, sebaiknya partai lain juga melarang," kata Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon, kepada detikcom, Kamis (6/9/2012).
Menurut Fadli, Gerindra menerapkan aturan yang tegas menyangkut hal ini. Karena kunker ke luar negeri DPR dipandang memboroskan uang negara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kunker DPR ke luar negeri tengah menjadi sorotan masyarakat. Yang terakhir adalah kunjungan Panja RUU Palang Merah Indonesia (PMI) Badan Legislasi (Baleg) DPR ke Denmark dan Turki.
Kunjungan kerja kali ini dimaksudkan untuk menuntaskan RUU PMI yang memang belum ada di Indonesia. Yang menjadi kritik publik, kunjungan ke dua negara ini menyangkut lambang PMI apakah tetap palang merah atau ganti dengan bulan sabit merah, karena di Indonesi sekarang ini ada lebih dari satu kepalangmerahan, meskipun yang diakui dunia internasional hanya PMI.
Menurut data yang dirilis Fitra, anggaran yang diperlukan kunker mencapai Rp 1,3 miliar. Kalangan pimpinan DPR membantah kunjungan kerja ini sebagai tindakan pemborosan uang negara.
(van/nrl)










































