Polisi Olah TKP, Kursi Plastik & Baju Thorik Dikeluarkan dari Rumah

Polisi Olah TKP, Kursi Plastik & Baju Thorik Dikeluarkan dari Rumah

Septiana Ledysia - detikNews
Kamis, 06 Sep 2012 12:07 WIB
Polisi Olah TKP, Kursi Plastik & Baju Thorik Dikeluarkan dari Rumah
Jakarta -

Olah tempat kejadian perkara (TKP) masih berlangsung di kediaman Muhammad Thorik (sebelumnya ditulis Muhamad Toriq). Saat olah TKP masih berlangsung, sejumlah barang dikeluarkan dari rumah Thorik.

Pantauan detikcom di kediaman Thorik, Jl Teratai 7, RT 02/04, Kelurahan Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, pada Kamis (6/9/2012), kursi-kursi plastik warna merah dikeluarkan dari dalma rumah. Tumpukan baju Thorik yang berada di dalam keranjang juga turut dikeluarkan.

Seorang petugas berbaju oranye dari tim Indonesia Automatic Fingerprints Identification System (INAFIS) sempat keluar membawa tas hitam yang tampak berat. Namun tidak lama dia masuk lagi ke dalam rumah, masih dengan membawa tas hitamnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak lama, wartawan melihat Tim Labfor Polda Metro Jaya dan INAFIS keluar melalui pintu belakang. Mereka berjalan tergesa meninggalkan lokasi. Tidak ada pernyataan apa pun.

Pasukan yang melakukan olah TKP masuk ke dalam mobil Suzuki APV bertuliskan 'Unit Labfor' sekitar pukul 11.50 WIB. Para petugas yang telah menggelar olah TKP sejak 10.20 WIB ini sepertinya menghindari wartawan yang menunggu di depan rumah.

Sementara itu, rumah Thorik masih dililit garis kuning dan dijaga ketat sejumlah personel kepolisian. Pintu rumah tertutup, sedangkan jendela yang semula tripleksnya dicopot telah dipasang kembali. Warga yang tadi pagi menyemut menyaksikan olah TKP telah balik kanan.

Keberadaan Thorik hingga kini masih misterius. Untuk diketahui Thorik diduga pemilik bom rakitan yang ditemukan di Jl Teratai 7, RT 02/04, Kelurahan Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat. Bom rakitan itu ditemukan pada Rabu (5/9) kemarin setelah muncul asap di rumah Thorik yang semula oleh warga dikira kebakaran. Warga kemudian mendobrak pintu rumah Thorik, namun Thorikh mencoba melarang. Setelah itu ayah 1 anak itu kabur dengan naik bajaj.

(/nrl)


Berita Terkait