"Kita tetap mengharapkan persoalan selesai dengan baik sesuai dengan jalur hukum. Saya harap Angie jujur di depan hakim, karena apa pun yang terjadi kita ingin persoalannya cepat selesai," kata Max kepada detikcom, Kamis (6/9/2012).
Partai Demokrat memantau sidang perdana Angie dengan harapan prahara yang menyeret nama PD bisa segera tuntas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Max yakin sekali KPK memproses kasus Angie dengan sangat objektif, dan menuntaskan kasus ini secara profesional. Dia yakin siapa pun yang bersalah akan diperlakukan sama di muka hukum.
"Kalau orang bilang ada yang digantung-gantung saya pikir tidak, toh koridor yang mereka lakukan sudah sesuai jalurnya. Proses hukum tidak semudah membalikkan telapak tangan," katanya.
Angie menjadi tersangka kasus suap pembahasan anggaran pengadaan alat laboratorium di 17 perguruan tinggi negeri di Kementerian Pendidikan serta pembangunan Wisma Atlet SEA Games Palembang di Kementerian Pemuda dan Olahraga. KPK menduga Angie telah menerima suap Rp 6 miliar.
Suap terhadap Angie ini terungkap dari pengembangan kasus suap Wisma Atlet. Terpidana Wisma Atlet, Mindo Rosalina Manulang, mengatakan pernah berhubungan melalui pesan BlackBerry dengan Angie. Isi percakapan tersebut membahas berbagai proyek di perguruan tinggi.
Namun Angie membantahnya. Dia bahkan mengaku tidak memiliki BlackBerry saat itu.
(van/nrl)











































