Ditahan sejak akhir April, Angelina Sondakh akhirnya akan menjalani sidang perdananya pada Kamis (6/9) hari ini. Mungkin saja, Angie saat ini sangat menyesali percakapan via BlackBerry messenger dengan Mindo Rosalina Manulang yang membuatnya harus menjadi seorang terdakwa.
Meski percakapan itu selalu dibantah Angie, bukti-bukti sudah dimiliki KPK. Sampai saat ini, KPK meyakini ada hubungan intens antara Angie dan Rosa soal proyek wisma atlet dan fee untuk anggota DPR lainnya. Apalagi Rosa juga sudah mengamini percakapan ini.
Dalam persidangan M Nazaruddin, jaksa mengungkapkan bahwa BBM-an Rosa dan Angie membahas fee bagi anggota Komisi X DPR. Nilainya mencapai Rp 5 miliar. Uang itu diantar oleh anak buah Nazaruddin ke ruangan Angie di DPR.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
politisi DPR yang mendapat pelicin dari Nazaruddin itu adalah Wayan Koster dan Angie. Masing-masing mendapat Rp 5 miliar. Hal yang sama juga diamini oleh Yulianis dan staf keuangan Permai Group lainnya, Okta Rina. Mereka mengakui ada aliran dana ke Angie dan
Koster. Bahkan Yulianis masih menyimpan dokumen pengiriman uang ke dua anggota Komisi X itu. Kembali ke percakapan Angie dan Rosa via BlackBerry messenger, dalam perbincangan keduanya muncul cukup banyak istilah-istilah seperti 'Apel Malang' (uang rupiah), 'Apel Washington' (uang dolar), 'Ketua Besar', dan 'Bos Besar'. Semua istilah ini semakin menambah warna persidangan.
Namun di luar dugaan, mantan putri Indonesia itu membantah pernah berhubungan dengan Rosa lewat BBM. Dia bahkan menolak disebut punya
BlackBerry pada tahun 2009. Belakangan, muncul foto yang menunjukkan Angie punya BlackBerry pada tahun 2009. Tapi KPK tidak menyerah. Bukti-bukti keterlibatan Angie terus dicari. Ahli forensik pun digandeng untuk membuktikan percakapan Angie dan Rosa
lewat BBM. Selain itu, KPK juga menemukan aliran dana yang diterima Angie terkait kasus wisma atlet di Kemenpora dan proyek universitas di Kemendiknas. (/)










































