"Saya masuk ke dalam rumah Toriq karena asap banyak banget dari rumahnya. Toriq bilangnya 'nggak ini cuma mau buang karbit," ujar seorang saksi mata berinisial Y, di lokasi penemuan bom, Jalan Teratai 7, RT 02/04, Jembatan Lima, Tambora, Jakbar, Rabu (5/9/2012).
Tak percaya dengan ucapan Toriq, Y kemudian melihat barang yang tengah digenggam Toriq. Ia dapati cairan silver yang diduga bahan kimia berbahaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di dalam rumah itu, ia juga mendapati istri dan anaknya Toriq, namun kedua orang itu tak terlihat panik seperti dirinya. Mereka justru terlihat biasa saja seolah tak terjadi sesuatu, padahal asap mengepul mengisi seisi ruangan rumah.
"Saya robek gorden jendela, teru saya lapor ketua RW. Begitu saya balik lagi kesini, dia (Toriq) udah nggak ada," kata Y.
Berdasarkan keterangan warga yang ia peroleh, Toriq keluar rumah dengan jalan biasa dan tidak terlihat mencurigakan atau ingin melarikan diri.
"Kata warga dia keluar jalan biasa saja. Baru sekitar pukul 16.00 WIB polisi datang," ucapnya.
Sebagaimana diketahui, sebuah bom rakitan ditemukan di sebuah rumah warga di Jl Teratai , RT 02/04, Kelurahan Jembatan Lima, Kampung Janis, Jakarta Barat. Kapolres Jakarta Barat Kombes Suntana mengatakan bom tersebut pertama kali ditemukan oleh warga antara pukul 16.00 WIB dan pukul 16.30 WIB.
(/ahy)










































