Polisi yang menenteng senjata laras panjang dan membawa anjing pelacak melakukan penyisiran di permukiman warga yang berada di Jl. Imam Bonjol, Kelurahan Setia, Binjai Kota. Penyisiran itu merupakan upaya polisi untuk menangkap tersangka pelaku kerusuhan.
Ke-29 warga yang diamankan itu karena diduga terlibat kerusuhan yang terjadi pada 1 September lalu. Saat ini seluruhnya masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Binjai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penangkapan itu mendapat reaksi keras dari warga sekitar. Mereka sempat berusaha menghalang-halangi petugas, tetapi banyaknya personel polisi yang terlibat dalam penggerebekan membuat perlawanan tersebut tak berarti.
Kerusuhan di Kota Binjai terjadi pada 1 September lalu. Aksi anarkis warga yang merusak dua rumah toko dan membakar sepeda motor, dipicu kekecewaan atas penembakan terhadap Junaidi alias Juned (30), seorang tersangka beberapa kasus tindak kriminal.
Setelah dijemput dari rumah, polisi menembak kaki Juned hingga menyulut kemarahan keluarga tersangka dan warga di sekitar Jl. Imam Bonjol. Polisi beralasan tersangka berupaya melarikan diri makanya ditembak, namun warga tak percaya dengan alasan itu.
(rul/ahy)











































