"Benda tersebut diduga milik Muhammad Toriq, 32 tahun, tidak ada pekerjaan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto, kepada wartawan, Rabu (5/9/2012).
"Yang bersangkutan melarikan diri," lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jualan pulsa elektrik. Punya counter," kata petugas kelurahan Ahmad Muadi saat dihubungi detikcom.
Toriq merupakan putra dari Iyot yang mendiami rumah tersebut. Menurut Rikwanto, benda berbahan peledak itu adalah pengangguran.
Saat ini lokasi temuan benda diduga bom rakitan itu telah disterilisasi guna proses penyisiran oleh Gegana Polda Metro Jaya.
Temuan benda itu ditemukan warga antara pukul 16.00 WIB dan 16.30 WIB. Sebelumnya, warga melihat kepulan asap dari rumah milik Iyot itu. Karena trauma akan peristiwa kebakaran yang kerap melanda Tambora, warga berbondong-bondong mendatangi rumah tersebut.
(ahy/gah)











































